Jumat, 28 Desember 2018
Kerusakan Jl. Kiai Haji Noer Ali Tidak Ada Habisnya
Kerusakan jalan di Kiai Haji Noer Ali menyebabkan kemacetan sepanjang 1,2 KM. Titik kerusakan berada di depan Rumah Sakit Budi Lestari dan juga di depan toko kue Majestik. Kerusakan ini juga menyebabkan beberapa pengendara motor jatuh. “...jatuh karena menghindari lubang, ya kalau gak pernah lewat sini sih pasti kaget.” ,Ucap Pak Oman seorang pedagang.
Saluran PAM yang ada dibawah jalan Rumah Sakit Budi Lestari dan banyaknya truk juga bis yang melewati daerah tersebut menjadi penyebab kerusakan. Jalan ini baru diperbaiki setelah banyaknya laporan yang masuk. Perbaikan jalan ini belum begitu sempurna, karena masih tersisa lubang kecil. Air yang berada di dalam saluran PAM akan terlihat meluap pada pagi hari karena tidak begitu banyak yang melewati jalan tersebut.
Jalan arah Jakarta-Bekasi dialihkan menjadi satu arah selama 10 hari. Sementara penggendara arah Bekasi-Jakarta menggunakan jalan di pinggir kalimalang. Hal ini Membuat pedagang dan toko-toko disekitar mengalami penurunan pengunjung. Karena banyak yang tidak mau memutar arah. Kini jalan sudah kembali normal. Kendaraan arah Bekasi-Jakarta tetap dialihkan karena akan dilanjutkan pembangunan Tol Becak Kayu.
[OPINI] Customer Ojol Banyak Yang Tidak Punya Hati
Ojek online atau yang biasanya di sebut ojol, adalah jasa transportasi menggunakan sistem pesan segar online. Ojol sudah mulai booming sejak beberapa tahun terakhir.
Banyak yang senang menggunakan transportasi online ini karena praktis dan terbilang tarifnya lebih murah. Ojol pun mempunyai berbagai jenis jasa yang ditawarkan mulai dari mengantar penumpang, mengantar barang, dan juga mengantar makanan.
Tetapi saya disini ingin membahas tentang customer ojek online yang terkadang seenaknya memperlakukan driver ojol tersebut, terutama saat ia mempesan makanan.
Banyak sekali kasus ojol yang menjadi korban cuatumer yang sepertinya kurang berpendidikan sehingga tega membatalkan pesanan makanan yang telah dibeli oleh driver ojol.
Saya sendiri memiliki pengalaman yang saya lihat langsung. Karena saya bekerja part time di Hoka Hoka Bento, sewaktu itu saya melihat driver ojol memesan makanan untuk customernya, kemudian karena ramainya pesanan sehingga driver harus menunggu sedikit lama, dan driver pun bilang ke saya kalau customer mengcancel pesanannya.
Miris sekali saya melihatnya, terlebih driver tersebut sudah membayar pesanan yang harganya tidak murah, karena memang Hoka Hoka Bento termasuk restoran dengan harga makanan cukup mahal.
Saya melihat sekali raut kecewa bapak driver ojol itu walaupun akhirnya dia bilang ke saya "belum rejeki saya kali ya mbak, gpp deh saya bawa pulang aja makanannya".
Saya tidak habis pikir dengan customer yang tega mengcancel seperti itu, harusnya jika customer tersebut merasa terlalu menunggu lama bisa dibicarakan dengan baik baik oleh driver, tidak dengan cara yang seperti itu.
Kalau semisal customer memang tidak bisa menunggu lama sebaiknya tidak usah pesan makanan melalui online. Karena kita tidak pernah tau bagaimana keadaan tempat makan tersebut sedang sepi atau sedang ramai, kita tidak tau diperjalanan membeli makanan keadaan jalan macet atau lancar, kita tidak bisa seenaknya melakukan hal tersebut.
Seharusnya ada kebijakan khusus hukuman bagi customer yang melakukan cancel, semisal hukuman aplikasi ojek online nya tidak bisa digunakan selama beberapa bulan atau hukuman lain yang sekiranya akan membuat customer yang sering melakukan hal tersebut tersadar akan perbuatan yang dilakukan nya salah, dan dia pun akan kesulitan untuk tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut.
Banyak yang senang menggunakan transportasi online ini karena praktis dan terbilang tarifnya lebih murah. Ojol pun mempunyai berbagai jenis jasa yang ditawarkan mulai dari mengantar penumpang, mengantar barang, dan juga mengantar makanan.
Tetapi saya disini ingin membahas tentang customer ojek online yang terkadang seenaknya memperlakukan driver ojol tersebut, terutama saat ia mempesan makanan.
Banyak sekali kasus ojol yang menjadi korban cuatumer yang sepertinya kurang berpendidikan sehingga tega membatalkan pesanan makanan yang telah dibeli oleh driver ojol.
Saya sendiri memiliki pengalaman yang saya lihat langsung. Karena saya bekerja part time di Hoka Hoka Bento, sewaktu itu saya melihat driver ojol memesan makanan untuk customernya, kemudian karena ramainya pesanan sehingga driver harus menunggu sedikit lama, dan driver pun bilang ke saya kalau customer mengcancel pesanannya.
Miris sekali saya melihatnya, terlebih driver tersebut sudah membayar pesanan yang harganya tidak murah, karena memang Hoka Hoka Bento termasuk restoran dengan harga makanan cukup mahal.
Saya melihat sekali raut kecewa bapak driver ojol itu walaupun akhirnya dia bilang ke saya "belum rejeki saya kali ya mbak, gpp deh saya bawa pulang aja makanannya".
Saya tidak habis pikir dengan customer yang tega mengcancel seperti itu, harusnya jika customer tersebut merasa terlalu menunggu lama bisa dibicarakan dengan baik baik oleh driver, tidak dengan cara yang seperti itu.
Kalau semisal customer memang tidak bisa menunggu lama sebaiknya tidak usah pesan makanan melalui online. Karena kita tidak pernah tau bagaimana keadaan tempat makan tersebut sedang sepi atau sedang ramai, kita tidak tau diperjalanan membeli makanan keadaan jalan macet atau lancar, kita tidak bisa seenaknya melakukan hal tersebut.
Seharusnya ada kebijakan khusus hukuman bagi customer yang melakukan cancel, semisal hukuman aplikasi ojek online nya tidak bisa digunakan selama beberapa bulan atau hukuman lain yang sekiranya akan membuat customer yang sering melakukan hal tersebut tersadar akan perbuatan yang dilakukan nya salah, dan dia pun akan kesulitan untuk tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut.
Kamis, 27 Desember 2018
[OPINI] Body Shaming
Body shaming adalah istilah yang
merujuk pada kegiatan mengkritik dan mengomentari secara negatif fisik atau
tubuh diri sendiri maupun orang lain, meski lebih banyak dialami oleh
perempuan, tidak sedikit pula dialami oleh laki-laki. Isitilah ini terbilang
baru baru dikenal dikalangan remaja atau kaum milennial. Biasanya orang secara
tidak sadar sudah melakukan body shaming dengan berdalih candaan.
Body shaming seharusnya tidak dilakukan,
karena pada hakikatnya tidak ada manusia yang sempurna tidak terkecuali yang
melakukan body shaming tersebut. Kita tidak pernah tau korban body shaming
tersebut merasa biasa biasa aja dengan perkaraan perkataan yang menghina
fisiknya, atau bisa jadi korban body shaming menjadi tidak percaya diri dan
semakin merasa dirinya rendah.
Banyak orang yang sudah berusaha
diet agar berat badannya bisa turun sebelum orang yang melakukan body shaming
itu berkata “diet dong” “gendutan deh lo”. Banyak pula orang yang sudah
berusaha makan banyak untuk menaikkan berat badannya sebelum orang yang
mealkukan body shaming itu berkata “badan lo kaya lidi” “aduh ketiup juga
terbang lo”. Tidak seharusnya kata kata tersebut terlontar sebagai sesama
manusia yang mempunya hati nurani.
Bukan hanya soal berat badan,
biasanya body shaming yang terjadi pada wanita juga bisa berupa ejekan terhadap
kulit seperti “banyak banget sih jerawat lo” “lu habis berenang ya? Kok iteman”
“bulu kaki lo banyak amat kaya laki aja” dan masih banyak lagi.
Bukankan perbedaan itu indah? Tapi
mengapa masih ada saja yang mengkotak-kotakan perbedaan? Toh manusia memang
tidak ada yang sempurna, tetapi setiap manusia mempunyai keunikan dalam dirinya
masing-masing.
Harapan saya tidak ada lagi
manusia yang melakukan body shaming kepada sesama manusia. Karena itu bukanlah
bahan tertawaan atau candaan. Melainkan itu adalah sesuatu yang akan merubah hidup
seseorang dan tindakan seseorang yang menjadi korban body shaming. Jika tindakan
korban body shaming bisa memotivasi dirinya menjadi lebih baik tidak masalah,
tetapi pada kenyataannya selama ini korban body shaming dapat mengambil
tindakan ke arah yang negatif dan merugikan dirinya dan orang orang yang
mencintainya.
Selasa, 25 Desember 2018
[OPINI] Hari Pahlawan
Hari pahlawan
diperingati tanggal 10 november. Kali saya ingin menulis opini tentang salah
satu bagian dari pahlawan yaitu guru. Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam
bahasa indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan
mengevaluasi.
Mengapa
kita sering sekali menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa ? karena
menurut saya sendiri memang benar guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Menjadi
guru bukanlah profesi yang mudah, selain diperlukan pengetahuan dibidang
ternteu tetapi juga menjadi guru harus memiliki sifat yang tulus dan ikhlas. Karena
guru hanya mengharapkan anak didiknya meraih kesuksesan kelak dengan ilmu yang
telah diberikannya.
Profesi
guru sendiri terbilang memiliki upah yang tidak sebanding dengan apa yang
dikerjakannya. Banyak guru di Indonesia yang honorer dan kadang upahnya pun belum
turun berbulan-bulan lamanya. Banyak guru yang hidupnya kurang sejahtera
apabila ia tidak memiliki latar belakang keluarga yang berada atau ia tidak
mempunyai pekerjaan lain.
Seharusnya
guru diberikan upah yang layak oleh pemerintah, karena sebetulnya orang-orang
sukses juga berasal dari guru yang hidupnya kurang mampu, dan kalaupun
pemerintah blum bisa memberikan upah yang sesuai untuk guru jangan menunda
nunda gaji guru karena itu sangat mempengaruhi kehidupan guru.
Langganan:
Komentar (Atom)
